Pages

Tuesday, October 30, 2007

Robotics Studio Mudahkan Pengembang Robot

Microsoft Indonesia memperkenalkan Robotics Studio versi beta. Produk baru ini berguna untuk membangun peranti robot dan program aplikasi yang mengontrolnya.

Robotic Studio yang didemonstrasikan dalam acara .NET Faculty Curriculum Workshop ke-XIII di Bali ini merupakan sebuah framework yang sifatnya scalable dan extenxible. Berisi code library tools yang diperlukan oleh pengembang robot, aplikasi ini dibangun di atas suatu lingkungan runtime yang memfasilitas pengembangan robot dengan menyiapkan suatu lingkungan fault-tolerant untuk eksekusi aplikasi di dalam satu sistem terdistribusi.

Arsitektur aplikasi berbasis Robotics Studio didukung beberapa layanan/services yang diberikan oleh Decentralized System Services (DSS). Interaksi antara DSS dan robot mode dijembatani suatu mekanisme transport berbasis messaging.

Zeddy Iskandar (Academic Developer Evangelist, Microsoft Indonesia) menyebutkan bahwa aplikasi berbasis Robotics Studio tidak hanya dapat mengirimkan message sederhana untuk berkomunikasi sistem eksternal. “Jauh lebih terstruktur, karena memiliki mekanisme yang menjamin reliability dan parallelism dalam interaksi messaging antara aplikasi dan robot,” tambahnya.

Robotics Studio juga mengemaskan WSAP (Web Services Application Protocol). Dengan demikian robot-robot yang dikembangkan dapat dikontrol melalui aplikasi Web Services. Alhasil, robot dapat dikontrol oleh berbagai perangkat, mulai dari PC sampai mobile device.

Dalam kesempatan yang sama, Zeddy sempat mendemonstrasikan lengan robot yang dapat menangkap bola berwarna biru dan memindahkannya ke tempat lain. Robot tersebut memiliki sensor cahaya yang dapat membedakan intensitas warna.

Mengenai prospek aplikasi robotic ini, Zeddy menyatakan bahwa batasannya hanya imajinasi para developer. Ia mencontohkan robot yang diberi kamera digital dapat dimanfaatkan sebagai sistem keamanan berjalan di perkantoran, seperti layaknya satpam. Robot juga dapat membantu tim anti teroris dalam tugas penyisiran daerah-daerah yang diduga berisi bom.

Di beberapa universitas Amerika, Microsoft Robotics Studio sudah banyak digunakan, baik untuk riset maupun kurikulum, seperti human computer interaction. Sementara komunitas pengembang robot di Universitas Indonesia juga sudah mengembangkan banyak robot.

Microsoft Robotics Studio versi beta bisa didownload secara gratis di msdn.microsoft.com/robotics.

No comments :