Pages

Thursday, August 30, 2012

KPI Sarankan Siaran Langsung Ramadan Ditiadakan

 KPI Sarankan Siaran Langsung Ramadan Ditiadakan

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menggelar dialog publik dengan tajuk Optimalisasi Manfaat Tayangan Religi dan Perlindungan Anak Berkaca Dari Program Ramadan, untuk membuat rekomendasi dari hasil evaluasi tayangan televisi selama ramadan.
Acara yang digelar di Gedung Bapeten Jakarta Pusat Selasa (28/08/2012) menghadirkan narasumber yang hadir yakni Ibnu Hamad dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Elly Risman, psikolog anak, Sinansari Ecip dari MUI, dan Nina Armando komisioner KPI Pusat. KPI merilis semua hasil pemantauan selama ramadan di depan perwakilan media yang diundang.
Dari data KPI, ada 565 pengaduan publik dari masyarakat selama Ramadan. Dari semua pengaduan, 100 di antaranya merupakan pengaduan acara khusus Ramadan. KPI juga menjatuhkan sanksi kepada tujuh acara televisi.
"Dari tujuh acara tersebut, enam merupakan acara komedi yang mendapat teguran, enam acaranya merupakan komedi. Karena itu acara ramadan menjadi konsentrasi kami," ujar Nina.
Program yang mendapat dua kali sanksi, Waktunya Kita Sahur, Kampung Sahur Bejo dan Pesbukers. "Jumlah penonton anak-anak saat sahur dan buka puasa itu meningkat enam kali lipat saat ramadan. Tentu ini menjadi konsentrasi kami. Kebanyakan acara disiarkan live. Padahal siaran langsung itu rawan sekali pelanggaran. Karena itu kami berharap ramadan tahun depan tayangan live ditiadakan. Kalau rekaman bisa diedit dengan ketat," harapnya. (kpl/uji/sjw)

*http://id.omg.yahoo.com/news/kpi-sarankan-siaran-langsung-ramadan-ditiadakan-220500070.html

No comments :